Info Buah Hati
You are here: Home » Psikologi » Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Bermasalah

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Bermasalah

Prasyarat dan

Buahhati.co.id. Sebagai orang tua, tentunya kita menginginkan segala hal yang terbaik untuk kita, bukan hanya fisik, tapi juga psikis. Sayangnya, tidak semua orang bisa menikmati hal itu. Banyak sekali anak bermasalah yang begitu merepotkan orang tuanya. Entah itu dengan susah makan, selalu rewel, atau bahkan jika sudah sedikit lebih besar bisa mencuri, menipu atau lainnya.

Semakin menjengkelkan jika setelah dinasihati mereka masih tidak akan menurut juga atau hanya berlaku sebentar saja. Biar bagaimanapun, kunci bagaimana cara mengatasi anak yang bermasalah ini adalah kesabaran dan keuletan, karena pada dasarnya merubah sifat seseorang tidak bisa dilakukan dalam sehari.

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Bermasalah

Prasyarat Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Bermasalah

Untuk bisa mengatasi anak-anaknya yang bermasalah, setidaknya ada 3 prasyarat yang harus dipenuhi. Pertama adalah bersikap tenang. Orang tua memang cenderung panik jika ada masalah. Padahal hal itu tidak akan menyelesaikan masalah. Dengan berpikiran tenang, kita bisa mencari jalan keluarnya. Kedua adalah berbuat sepenuh kasih dan sayang. Kasih sayang memang penting, Karena dengan kasih sayang, kita bisa menyentuh hati anak yang bermasalah itu, yang sebenarnya adalah untuk mencari perhatian dari orang lain.

Terakhir adalah memahami anak sebagai pribadi yang berkembang. Dengan memahami hal itu, maka kita tidak akan memaksa anak untuk berkembang secara instan, Karena bagaimanapun, anak memiliki tahapan-tahapan dalam perkembangannya.

Mengenal Sumber Masalah Sebagai Upaya Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Bermasalah

Selain 3 prasyarat di atas, kita juga harus mencari penyebab kenapa anak tersebut bisa menjadi anak yang bermasalah. Pertama, kita perlu mencari sumber masalahnya. Dengan menemukan sumber masalahnya, maka kita bisa mencari jalan keluar. Selain itu, bantu anak agar bisa mengatasi perasaan mereka. Contohnya saat memasuki playgroup tidak ada salahnya menemaninya untuk pertama kali, setelah beradaptasi, barusan perlahan diserahkan kepada para guru.

Selain itu, kita juga perlu mengetahui jalan pikiran anak yaitu dengan memosisikan diri kita pada posisi sang anak, dengan begitu, kita bisa lebih memahami masalah anak kita. Itulah beberapa hal yang bisa diterapkan dalam bagaimana cara mengatasi anak yang bermasalah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top