Info Buah Hati
You are here: Home » Psikologi » Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Keras Kepala

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Keras Kepala

Inilah Tips

Buahhati.co.id. Memiliki anak yang bandel dan keras kepala terkadang membuat kita sebagai orang tua merasa jengkel karena mereka cenderung mengabaikan ucapan maupun nasihat kita. Untuk ukuran balita sendiri, terutama pada saat berusia 2 – 5 tahun, merupakan fase alami jika anak menjadi keras kepala dan gampang melawan, karena mereka mulai menyadari dirinya sebagai pribadi yang independen.

Untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi anak yang keras kepala, tidak ada salahnya mengetahui penyebab anak menjadi keras kepala. Penyebab utamanya adalah lingkungan seperti terlalu sering menyaksikan kedua orang tuanya bertengkar, tidak ada kasih sayang orang tua dan anak serta karena terlalu dimanja.

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Keras Kepala

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Keras Kepala Adalah Dimulai dari Diri Kita

Sebagai orang tua, secara langsung atau tidak langsung akan menjadi contoh bagi anak, begitu juga munculnya sifat keras kepala. Karena itu, kita perlu melihat diri kita. Jika kita sendiri pribadi yang susah dinasihati, maka anak akan mencontoh, karena itu, penting bagi kita untuk berendah hati agar anak mencontohnya. Selain itu, belajarlah untuk mendengarkan orang lain agar kita bisa mengerti kebutuhan anak kita.

Jangan abaikan pula masalah kasih sayang dan perhatian untuk anak. Karena kurangnya kasih sayang menimbulkan banyak masalah pada anak, salah satunya adalah keras kepala. Jika anak merengek, itu pertanda hatinya ingin mendapat kasih sayang

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Keras Kepala Adalah Dengan Menjadi Orang Tua Yang Bijak

Orang tua yang bijak berarti peka terhadap buah hatinya dan selalu memberikan yang terbaik untuk sang anak, bukan bagi dirinya sendiri. orang tua yang bijak juga bukan berarti memanjakan anak. selain itu, tingkatkan pula kualitas kedekatan dengan sang anak sehingga mudah untuk menasehati anak secara bijak. Karena sering terjadi perbedaan visi karena kurangnya kualitas kedekatan orang tua dengan anak.

Selain itu, jangan pernah mempermalukan anak di depan umum. Jika ingin menasehati anak, jangan lakukan di tempat umum, tapi di tempat rahasia dan dengan suara lembut. Hal terakhir yang perlu diperhatikan dalam bagaimana cara mengatasi anak yang keras kepala adalah dengan tidak memaksa, tapi tidak memanjakan, melainkan bersikap seimbang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top