Info Buah Hati
You are here: Home » Psikologi » Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Suka Mencuri

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Suka Mencuri

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Suka Mencuri Berdasarkan Umur Anak

Buahhati.co.id. Masa anak-anak adalah masa di mana kita mudah sekali memiliki keinginan memiliki sesuatu. Jika tidak mendapatkan keinginan mereka, anak-anak cenderung akan menangis. Jika barang di toko, kita bisa membelikannya, tapi, bagaimana jika barang yang diinginkan sang anak adalah barang milik orang lain? anak-anak tidak mengetahui benar dan salah, sehingga mereka bisa dengan polosnya mengambil barang yang mereka inginkan walaupun bukan miliknya.

Sebagai orang tua, sudah sewajarnya berhati-hati dalam hal ini, karena jika dibiarkan, akan menjadi kebiasaan dan sang anak menjadi suka mencuri. Bagaimana cara mengatasi anak yang suka mencuri? Jawaban dari pertanyaan itu harus benar-benar dipahami, agar bisa menghilangkan sifat suka mencuri pada anak.

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Suka Mencuri

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Suka Mencuri Untuk Anak Muda dan Pra Sekolah

Saat anak suka mencuri, kita harus melihat kondisi sang anak, terutama dai segi usia. Jika anak tersebut masih berusia sangat muda, maka orang tua harus membantu memberikan pemahaman kepada anak itu, bahwa mencuri adalah hal yang salah dan bisa melukai orang lain. Jika anak tersebut merupakan anak prasekolah, biasanya mereka mengambil kue atau permen, maka orang tua harus membantu anak tersebut untuk mengembalikan barang tersebut. Tapi, jika sudah terlanjur dimakan maka orang tua bisa mengajak anak untuk meminta maaf kepada pemiliknya dan membayarnya.

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Suka Mencuri Untuk Anak Sekolah dan Remaja

Untuk anak SD, orang tua juga masih harus mengajarkan dan membiasakan anak untuk mengembalikan barang yang telah diambilnya. Mereka mungkin sudah mengetahui kalau mencuri salah, tapi belum memahami konsekuensinya. Tidak ada salahnya mencoba memosisikan sang anak sebagai korban agar lebih paham. Untuk remaja, maka konsekuensi harus dilakukan lebih keras. Bagaimanapun, mereka sudah memiliki penalaran dan mengetahui benar salah dan konsekuensinya.

Tidak ada salahnya orang tua memaksa sang anak untuk ke toko yang dicuri untuk meminta maaf. Mereka mungkin malu, tapi rasa malu itu akan menjadi pelajaran berharga bagi mereka. Itulah beberapa cara bagaimana cara mengatasi anak yang suka mencuri berdasarkan tingkat umur anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top