Info Buah Hati
You are here: Home » Panduan Bunda » Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Tidak Mau Sekolah

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Tidak Mau Sekolah

Tips

Buahhati.co.id. Masa anak-anak benar-benar masa ujian untuk orang tua guna menguji kesabaran mereka. Banyak sekali masalah yang terjadi pada anak-anak yang terkadang membuat kita emosi, salah satunya adalah mogok sekolah. Entah karena pengaruh dari dalam diri sendiri maupun dari lingkungan, tapi hal itu sukses membuat pusing orang tua. Alasannya juga bermacam-macam, bisa pusing, sakit perut atau lainnya.

Atau bisa juga tidak mau ditinggal orang tua. Sekali dua kali tidak masalah, tapi kalau terus menerus, harus dicari solusinya. Tapi, bagaimana cara mengatasi anak yang tidak mau sekolah terus menerus ini? Memarahinya tentu bukan solusi yang tepat. Jadi, bagaimana caranya?

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Tidak Mau Sekolah

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Tidak Mau Sekolah? Kelembutan Kuncinya

Benar, kelembutan adalah kunci mengatasi anak yang mogok sekolah. Caranya bisa dengan mendekati anak dan mencoba untuk mendengar keluh kesahnya. Dengan cara ini, anak tidak akan merasa dipojokkan atau tertekan, karena bisa saja penyebabnya hanya hal sepele. Selain itu, bisa juga dengan mengajak anak berdiskusi agar bisa mengidentifikasi masalah yang tengah anak hadapi.

Tidak perlu resmi dan kaku, lakukan saja dengan santai, misal menonton televisi. Selain melatih anak untuk jujur dan terbuka, solusi bagi penyebab sang anak mogok sekolah juga bisa dicari bersama-sama. Tentunya hal ini juga akan meningkatkan kualitas kedekatan orang tua dan anak. Selain itu, tanyakan pula cita-citanya, karena akan memotivasi anak agar mau sekolah.

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Yang Tidak Mau Sekolah? Libatkan Guru dan Wali Kelas

Jika anak masih juga tidak mau sekolah dan tidak mau mendengarkan nasihat kita, maka tidak ada salahnya jika berkonsultasi dengan guru di sekolah, terutama wali kelas. Bagaimanapun, jika anak terlalu lama tidak sekolah, maka akan menyebabkan pelajaran tertinggal. Dengan berkonsultasi terhadap wali kelas, maka kita bisa mengetahui kemungkinan adanya masalah dari lingkungan sekolah yang menyebabkan anak tidak mau sekolah, misalnya saja masalah teman-temannya atau bahkan karena merasa kesulitan menerima pelajaran.

Tentunya, guru lebih tau bagaimana cara mengatasi anak yang tidak mau sekolah jika faktor penyebabnya adalah lingkungan sekolah. Jadi, kita mencari penyebab masalah dari dalam, dan guru dari lingkungan sekolah. Efektif bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top