Info Buah Hati
You are here: Home » Panduan Bunda » Cara Mengatasi Anak Yang Hiperaktif

Cara Mengatasi Anak Yang Hiperaktif

Cara Mengatasi Anak Yang Hiperaktif: Mudah Tapi Sulit

Anak hiperaktif terkadang menjadi masalah di dalam keluarga. Terlebih, jika di dalam keluarga tersebut, ibu merupakan satu-satunya orang yang berfungsi sebagai teman anak. Ketika sang ayah tidak membantu dalam mengatasi sifat anak yang satu ini, maka dapat dimungkinkan terjadi permasalahan yang lebih besar. Lantas, bagaimana cara mengatasi anak yang hiperaktif?

Cara Mengatasi Anak Yang HiperaktifCara Mengatasi Anak yang Hiperaktif: Ayah dan Ibu adalah Satu

Pertama, hal yang paling penting dalam penanganan anak yang hiperaktif adalah kerja sama antara ayah dan ibu. Posisi kedua orang tua dalam permasalahan ini merupakan salah satu pilar yang cukup penting. Ketika hanya Ibu yang berfokus pada pendidikan anak yang hiperaktif, maka anak pun akan kehilangan seberkas sosok sang ayah dalam hidupkan.

Begitu juga jika terjadi hal yang sebaliknya, sosok kasih sayang Ibu akan sedikit dirindukan ketika ia hanya bermain bersama ayahnya. Tidak hanya itu, ketika anak yang hiperaktif hanya diatasi oleh salah satu orang tua, baik ayah sendiri maupun ibu sendiri saja, maka salah satu orang tua tersebut akan mudah terkurang tenaganya.

Padahal, terkadang ada pekerjaan dan tanggung jawab lain yang harus dilakukan. Akibatnya pekerjaan dan tanggung jawab tersebut dapat terbengkalai tak diurus karena kelelahan berat yang mendera. Lain halnya jika kedua orang tua bersama-sama turun tangan dalam menangani anaknya yang hiperaktif. Penanganan inipun akan terasa ringan dan dapat saling membantu satu dengan lainnya.

Cara Mengatasi Anak yang Hiperaktif: Bersabar dan Jangan Pernah Menyerah

Cara lain yang harus dilakukan adalah senantiasa bersabar. Ketika memiliki anak yang hiperaktif, maka sabar dapat dikatakan sebagai kunci utama. Terkadang, ada saja ulah mereka yang melebihi batas karena hiperkativitasnya. Ada pula berbagai kesalahan dan kecelakaan yang mungkin terjadi karena anak sangat lincah dan girang.

Tentunya, sebagai orang tua, Anda harus tetap tangguh dalam menghadapi anak Anda. Jangan pernah menyerah untuk menasihatinya. Nasihat yang senantiasa diulang-ulang akan membuatnya semakin hafal akan kesalahannya. Diharapkannya, anak Anda akan semakin mengerti akan benar dan salah, sehingga tidak mengulangi kesalahannya di kemudian hari. Selamat mencoba cara mengatasi anak yang hiperaktif ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top