Info Buah Hati
You are here: Home » Panduan Bunda » Cara Mengatasi Anak Yang Pemalu

Cara Mengatasi Anak Yang Pemalu

Cara Mengatasi Anak Yang Pemalu Terhadap Orang Lain

Anak yang mudah bergaul dengan siapa pun baik teman, saudara maupun teman orang tua sekali pun adalah bukti dari hasil jerih payah orang tua yang mendidik anak dengan benar. Mudah bergaulnya masih dalam orientasi yang positif sehingga tidak disalahartikan oleh kalian semua yang membacanya. Jika masalah ini pun tak kunjung teratasi oleh anda selaku orang tua maka wajib sekali menyimak pembahasan cara mengatasi anak yang pemalu dibawah ini, sebab akan disajikan beberapa tips yang dipercaya ampuh sedikit demi sedikit dalam merubah sifat pemalu anak ini.

Cara Mengatasi Anak Yang PemaluCara Mengatasi Anak Yang Pemalu Terhadap Orang Yang Baru Dikenal

Setidaknya ada 3 tips yang akan diberikan terkait penanganan yang tepat untuk para anak yang masih mempunyai sifat pemalu ini.

  • Tingkatkan rasa percaya diri anak. Anak yang pemalu itu karena dia tidak punya kepercayaan diri dalam pikirannya. Ketika hendak berbuat ini atau tampil didepan umum dia tidak percaya diri otomatis akan keluar sifat pemalunya. Dengan melatih secara perlahan – lahan niscaya anak bakal berubah.
  • Beritahu keunggulan anak. Ada kalanya anda sebagai orang tua harus memberi tahu bahwa anak anda punya keunggulan dalam bidang tertentu. Misal jago bermain bola maka tuntun dia untuk ke arah itu supaya sifat malu nya bisa berkurang. Sebab anak yang pemalu jika tidak dikasih tahu apa kehebatannya pasti lah tidak akan tergerak.
  • Ajak anak berinteraksi. Ini sisi penting dari penanganan anak yang pemalu. Dengan mengajak dia bepergian ke acara – acara sekolah atau acara orang tua si anak bakal terus menerus bertemu orang – orang. Dan tak bisa dipungkiri, anak akan secara tidak langsung ikut andil berinteraksi didalamnya.

Cara Mengatasi Anak Yang Pemalu Terhadap Orang – Orang

Ikuti saja langkah – langkah diatas tersebut niscaya cara mengatasi anak yang pemalu bisa memuaskan anda selaku orang tua si anak tersebut. Yang penting sabar saja dalam menjalankan segala sesuatu bersama anak. Demikian saja semoga artikelnya bisa berguna buat kalian yang memerlukannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top