Info Buah Hati
You are here: Home » Panduan Bunda » Cara Mengatasi Anak Yang Terlalu Aktif

Cara Mengatasi Anak Yang Terlalu Aktif

Tips dan Cara Mengatasi Anak Yang Terlalu Aktif

Anak merupakan titipan dari Tuhan yang perlu dijaga dalam tumbuh kembangnya. Sebagai orang tua yang dipercayai untuk membesarkan seorang anak tentu saja harus senantiasa melindungi anak dari segala macam bahaya. Mereka juga memiliki peran untuk mendidik anak tersebut agar menjadi pribadi yang baik di masa depan yang mampu memberi pengaruh positif terhadap orang-orang di sekitarnya, negara, maupun agama.

Setiap anak memiliki karakter masing-masing, maka alangkah lebih baik jika anda sebagai orang tua tidak membandingkan mereka dengan anak lain karena secara tidak langsung anak akan menganggap dirinya rendah yang berakibat pada krisisnya percaya diri. Salah satu masalah yang biasanya dikeluhkan adalah memiliki anak yang cenderung terlalu aktif atau biasa disebut dengan hiperaktif. Lantas apa saja cara mengatasi anak yang terlalu aktif ini?

Cara Mengatasi Anak Yang Terlalu AktifCara Mengatasi Anak Yang Terlalu Aktif dengan Kasih Sayang

Kasih sayang merupakan kebutuhan mutlak bagi si kecil. Rasanya tidak mungkin jika anak akan tumbuh tanpa kasih sayang dari orang tuanya. Memberikan kasih sayang pada anak merupakan salah satu cara paling sederhana yang bisa anda lakukan, namun khusus untuk anak hiperaktif anda harus memberi kasih sayang dalam porsi yang lebih.

Dalam artian, saat anak anda mulai susah diatur atau berbuat tidak menyenangkan, tunjukkan betapa anda cinta pada mereka dengan memberikan pelukan hangat. Dengan pelukan tersebut anak akan tahu betapa anda mencintainya dan merasa sangat sedih jika si anak berbuat salah.

Cara Mengatasi Anak Yang Terlalu Aktif dengan Mengalihkan dan Mengajari Mereka

Berikut merupakan salah satu alternatif cara mengatasi anak yang terlalu aktif yang dapat anda terapkan pada anak. Tanpa berlaku kasar terhadap mereka, anda  masih bisa mengatasi perbuatan anak anda yang hiperaktif yaitu dengan mengalihkan perhatian mereka pada hal lain, mungkin teman baru, atau mainan baru, sehingga anak anda akan berhenti melakukan kegiatannya yang super menjengkelkan.

Selain itu penting juga bagi para orang tua untuk terus menjejali anaknya dengan beberapa hal yang bersifat edukatif, salah satunya mengajari mereka bersikap baik, tentu saja butuh kesabaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top