Info Buah Hati
You are here: Home » Panduan Bunda » Cara Menghadapi Anak Yang Aktif

Cara Menghadapi Anak Yang Aktif

Cara Menghadapi Anak yang Aktif yang Benar

Bagi orang tua yang memiliki anak lebih dari satu, biasanya akan mengenal tipe-tipe sifat dan sikap anaknya masing-masing. Jadi, tidak mesti anak yang kita lahirkan dari rahim yang sama, sifat dan sikap dari anak pertama dan anak kedua, atau ketiga, dan selanjutnya itu sama. Pada dasarnya Tuhan memang menciptakan manusia itu berbeda-beda.

Seperti halnya para orang tua yang memiliki anak dengan tipe aktif. Jangan salah persepsi bahwa anak yang aktif itu adalah anak hiperaktif. Hal itu salah jika kita sedikit-sedikit memberikan label itu kepada anak kita yang aktif. Anak yang aktif menunjukkan bahwa ia memiliki respons yang baik terhadap apa yang mereka lihat. Lalu, bagaimana cara menghadapi anak yang aktif?

Cara Menghadapi Anak Yang AktifMacam-Macam Anak yang Aktif

Anak-anak yang aktif merupakan penunjuk bahwa anak kita merupakan anak yang baik dalam perkembangannya. Tetapi, bukan berarti anak yang pendiam itu anak yang jelek perkembangannya. Anak yang pendiam dan aktif memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Biasanya anak yang aktif itu merupakan anak yang memiliki kepercayaan diri tinggi.

Orang tua memiliki peran dalam membangun kepercayaan diri anaknya. Macam-macam anak yang aktif antara lain sebenarnya ada dua yaitu aktif yang positif dan negatif. Aktif yang positif tentunya akan berlaku baik dan wajar. Sedangkan anak yang aktif negatif, akan melakukan hal-hal yang tidak baik dan membuat diri kita sebagai orang tua akan kewalahan.

Berbagai Cara Menghadapi Anak yang Aktif

Cara menghadapi anak yang aktif tentunya harus diperhatikan dengan benar, jangan sampai salah menghadapinya. Caranya antara lain yaitu

  1. Berikan arahan yang logis kepada anak kita. Anak yang aktif biasanya tergolong anak yang pintar dan mudah bergaul dengan temannya. Berikan arahan yang positif dengan mendukung keaktifannya, namun tetap memberikan saran-saran agar si anak tetap pada jalur yang benar.
  2. Jangan memberi batasan dengan banyak larangan. Pada dasarnya anak yang aktif itu tidak bisa diam atau suka bergerak. Jadi jika mereka kita larang ini itu pastinya akan merasa terkekang dan malah bisa menjadi aktif yang negatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top