Info Buah Hati
You are here: Home » Kesehatan » Kenali Muntah Atau Gumoh Pada Bayi

Kenali Muntah Atau Gumoh Pada Bayi

Buahhati.co.id. Pasti ibu yang memiliki bayi berusia dibawah 4 bulan akan sering menemui gumoh atau muntah pada bayi. Bagi sebagian besar orang akan bertanya-tanya apakah gumoh ini berbahaya atau tidak. Gumoh atau muntah pada bayi disebabakan oleh beberapa factor yang harus kita kenali dan bagaimana cara mengatasinya. Sebenarnya gumoh dan muntah pada bayi adalah berbeda.

Kenali Muntah Atau Gumoh Pada Bayi

Bayi mengalami gumoh merupakan pengeluaran dalam lambung bayi yang berupa air atau susu secara spontan dan air yang dikeluarkan tidak banyak. Sedangkan jika bayi muntah, jumlah isi dalam lambung akan keluar lebih banyak dan bayi akan mengalami kekusahan mengeluarkannya.

Gumoh pada bati tidaklah serius, hanya saja jika dibiarkan akan mengakibatkan hal yang lebih serius lagi. Terlebih jika muntah pada bayi sudah berlebihan, maka dapat mempengaruhi kesehatan bayi. Demikian cara dengan memperhatikan penyebabnya:

  1. Terlalu berlebihan memberikan susu yang melebihi kapasitas lambung bayi.
  2. Posisi meyusui salah.
  3. Klep penutup lambung pada bayi belum bisa bekerja secara sempurna sehingga bayi sering mengalami gumoh.
  4. Pencernaan pada bayi belum berfungsi secara sempurna.
  5. Bisa saja dikarenakan bayi erlalu bergerak aktif.

Cara mengatasi bayi gumoh ialah jangan berikan susu terlalu banyak, dan jika usai ibu menyusui jangan langsung biarkan bayi tertidur, tegakkkan kepala bayi beberapa saat setelah diberi ASI. Biasanya bayi memang senang bergerak aktif, ini menandakan bahwa bayi anda sehat dan aktif. Namun, jika bayi baru saja diberi ASI/susu dan makan, jangan pancing bayi untuk bermain dan bergerak aktif karena fungsi pencernaan bayi belum bisa berkerja secara maksimal berbarengan dengan gerakan bayi yang terlalu aktif.

Hal inilah yang menyebabkan bayi mengalami muntah atau gumoh. Jika bayi anda gumoh secara spontan, jangan langsung mengangkatnya biarkan saja keluar. Kenali muntah atau gumoh pada bayi dengan baik dan rajin sendawakan bayi setelah diberi ASI/ susu dan makan. Semoga bermanfaat untuk para ibu ya. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top